BALIKPAPAN — Rangkaian kegiatan sosial untuk anak yatim dan dhuafa digelar PLN UID Kaltimra dalam memperingati Hari Anak Nasional. Sebanyak 70 anak diajak berbelanja perlengkapan sekolah secara mandiri, sementara peserta lainnya mengikuti sesi nonton bersama di bioskop yang dikemas dengan nilai edukasi.
Program ini dirancang untuk memberikan akses pengalaman baru bagi anak-anak, tidak sekadar bantuan materi. Anak-anak diajak mengenal proses operasional bioskop, mulai dari pembuatan popcorn hingga aktivitas di balik layar, sehingga wawasan mereka tentang dunia kerja dan profesi semakin luas.
Belanja Ceria: Melatih Kemandirian Anak Memilih Kebutuhan Sekolah
Momen Belanja Ceria Bersama Srikandi PLN menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan. Anak-anak diberikan kebebasan untuk memilih sendiri tas sekolah, buku bacaan, alat tulis, dan perlengkapan belajar lainnya sesuai kebutuhan mereka.
Kegiatan ini dinilai penting karena mengajarkan kemandirian sejak dini. Anak-anak belajar menentukan prioritas kebutuhan belajarnya sendiri, sebuah pengalaman yang mungkin jarang mereka dapatkan dalam keseharian.
Farida Nur Zahra, salah satu peserta, mengaku senang bisa memilih perlengkapan sekolah secara langsung. "Saya senang bisa memilih sendiri perlengkapan sekolah yang saya butuhkan. Bantuan ini sangat bermanfaat dan membuat saya semakin semangat belajar agar bisa meraih cita-cita," tuturnya.
Nonton Bioskop Edukatif: Mengenal Dunia Perfilman dari Dalam
Melati, peserta Nonton Bioskop Edukatif Bersama, mengungkapkan kebahagiaannya karena memperoleh pengalaman yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Ia dan teman-temannya tidak hanya menikmati film, tetapi juga belajar membuat popcorn dan melihat langsung bagaimana bioskop beroperasi.
"Pengalaman ini membuat saya semakin semangat belajar dan mengejar cita-cita," ujar Melati.
Investasi Sosial untuk Masa Depan Bangsa
Ketua Srikandi PLN UID Kaltimra, Rizqi Nihayati, menegaskan bahwa kebahagiaan anak-anak tidak hanya tercipta dari apa yang mereka terima. Menurutnya, pengalaman membangun rasa ingin tahu dan keberanian bermimpi sama pentingnya dengan bantuan materi.
"Kami berharap kegiatan ini menjadi bagian dari kenangan baik yang menumbuhkan semangat mereka untuk terus belajar, mengembangkan potensi, dan percaya pada kemampuan diri sendiri," kata Rizqi.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menambahkan bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya mewujudkan masa depan bangsa. Kehadiran PLN tidak hanya diwujudkan melalui layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga melalui kepedulian yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Pengelolaan Amanah Zakat untuk Manfaat Berkelanjutan
Ketua YBM PLN UID Kaltimra, Bambang Heriyanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud pengelolaan amanah zakat, infak, dan sedekah pegawai PLN. Dana tersebut diarahkan untuk menghadirkan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menghadirkan kebahagiaan hari ini, tetapi juga menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar, berprestasi, dan yakin bahwa mereka memiliki kesempatan yang sama untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik," ujar Bambang.
Kolaborasi antara YBM PLN dan Srikandi PLN ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan PLN UID Kaltimra dalam menjalankan program sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan pemberdayaan anak.