TARAKAN — Sebanyak 350 mahasiswa baru mengikuti Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) Universitas Terbuka yang dibuka langsung oleh Wali Kota Tarakan, Khairul, di Gedung Perwakilan BPK Kalimantan Utara, Sabtu (1/8). Kegiatan bertema Layanan Pendukung Kesuksesan Belajar Jarak Jauh (LPKBJJ) ini menjadi gerbang awal bagi mahasiswa sebelum memasuki perkuliahan jarak jauh.
Masih ada sekitar 270 mahasiswa baru lainnya yang belum mengikuti OSMB pada kesempatan tersebut. Mereka dijadwalkan mengikuti rangkaian orientasi pada gelombang berikutnya.
APK Kaltara 27,93 Persen, Masih di Bawah Rata-rata Global 40 Persen
Dalam sambutannya, Khairul memaparkan data yang menjadi perhatian serius bagi dunia pendidikan di daerah. Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi di Kalimantan Utara baru mencapai 27,93 persen, lebih rendah dari capaian nasional yang berada di angka 32,89 persen.
Bahkan, jika dibandingkan dengan rata-rata APK global yang menyentuh sekitar 40 persen, jaraknya masih cukup lebar. Kondisi ini menunjukkan masih banyak putra-putri daerah yang belum tersentuh pendidikan tinggi.
Kendala Ekonomi dan Akses Jadi Penghambat Utama
Wali Kota menyebut sejumlah faktor yang menyebabkan masyarakat belum melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi. Keterbatasan akses geografis dan kondisi ekonomi menjadi kendala klasik, ditambah tuntutan bagi sebagian pemuda untuk segera membantu orang tua bekerja.
Di tengah persoalan tersebut, Universitas Terbuka dinilai memiliki peran strategis. Sistem pembelajaran jarak jauh yang ditawarkan dinilai lebih fleksibel dan mampu menjangkau masyarakat yang tidak bisa mengikuti perkuliahan tatap muka konvensional.
Wali Kota Tekankan Kualitas SDM untuk Kemajuan Daerah
Khairul menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) merupakan faktor fundamental dalam mendorong kemajuan sebuah daerah dan negara. Tanpa SDM yang mumpuni, pembangunan akan berjalan lambat.
Ia pun mengajak mahasiswa baru untuk bangga menjadi bagian dari Universitas Terbuka. Keseriusan dalam mengikuti perkuliahan dan pemanfaatan metode pembelajaran yang ada diharapkan mampu melahirkan lulusan berkualitas yang siap berkontribusi bagi pembangunan Kalimantan Utara.
OSMB sendiri merupakan rangkaian awal yang wajib diikuti mahasiswa baru. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai sistem pembelajaran serta berbagai layanan pendukung yang tersedia selama menempuh pendidikan jarak jauh di Universitas Terbuka.