PBSI Guyur Bonus Rp4,5 Miliar untuk Peraih Medali Asian Games 2026

Penulis: Obi Permana  •  Rabu, 07 Oktober 2026 | 19:19:31 WIB
Ketua Umum PP PBSI Fadil Imran menyerahkan simbolis bonus kepada peraih medali Asian Games 2026 di Pelatnas Cipayung, Jakarta.

KALIMANTAN UTARA — PP PBSI menyerahkan apresiasi senilai total Rp4,5 miliar kepada tim bulutangkis Indonesia peraih enam medali Asian Games Aichi-Nagoya 2026, disertai jam tangan mewah dari brand Regan Harney. Bonus terbesar mengalir ke beregu putra dan ganda putra yang sama-sama menyumbang emas, masing-masing Rp2 miliar dan Rp1 miliar.

Penyerahan apresiasi berlangsung di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, pada Rabu (7/10/2026), dalam acara Syukuran dan Apresiasi Tim Bulutangkis Indonesia. Selain atlet, penerima bonus mencakup pelatih, panitia, tim medis, hingga karyawan pelatnas yang bekerja di balik layar.

Rincian Bonus per Sektor: Emas Beregu Putra Paling Besar

PBSI membagi apresiasi berdasarkan warna medali dan sektor yang dipertandingkan. Tim beregu putra peraih emas menerima Rp2 miliar, sementara ganda putra emas Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mendapat Rp1 miliar.

Ganda campuran peraih perak, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, menerima Rp500 juta. Jumlah serupa diberikan kepada tim beregu putri yang menyumbang perunggu. Adapun tunggal putra Alwi Farhan dan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri masing-masing mendapat Rp250 juta.

  • Beregu putra (emas): Rp2 miliar
  • Ganda putra (emas): Rp1 miliar
  • Beregu putri (perunggu): Rp500 juta
  • Ganda campuran (perak): Rp500 juta
  • Tunggal putra (perunggu): Rp250 juta
  • Ganda putra (perunggu): Rp250 juta

Pelatih hingga Tim Medis Juga Dapat Bagian

Jajaran pelatih menerima apresiasi dengan nilai bervariasi antara Rp30 juta hingga Rp50 juta. Panitia dan tim medis, termasuk fisioterapi dan sport recovery, mendapatkan Rp10 juta hingga Rp20 juta.

Seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang terlibat di Asian Games Jepang juga menerima jam tangan mewah dari brand Regan Harney sebagai pelengkap bonus uang tunai.

Fadil Imran: Prestasi Ini Hasil Kerja Bersama

Ketua Umum PP PBSI Fadil Imran menyatakan apresiasi tidak hanya ditujukan kepada mereka yang berdiri di podium. Menurutnya, kontribusi pelatih, tim performa, official, staff, dan karyawan pelatnas sama pentingnya.

"Tapi yang ingin kami apresiasi bukan hanya mereka yang berdiri di podium. Ada para pelatih, tim performa, official, staff, dan karyawan pelatnas. Serta, banyak orang yang bekerja di belakang layar. Prestasi ini adalah hasil kerja bersama," ujar Fadil.

Ia menegaskan nilai uang bukan poin utama dari apresiasi tersebut. "Pokoknya semua kita apresiasi. Bukan nilai uangnya, tapi itu wujud perhatian kita, PBSI kepada semuanya," tegasnya.

Target Berikutnya: Olimpiade Los Angeles 2028

Fadil mengimbau tim bulutangkis Indonesia tidak cepat berpuas diri. Ia menyebut masih banyak aspek yang perlu dievaluasi dan diperbaiki menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

"Masih banyak yang harus kita evaluasi dan perbaiki. Perjalanan kita masih panjang. Dan tujuan besarnya tetap sama, membangun prestasi yang konsisten menuju Olimpiade Los Angeles 2028," ucapnya.

Atlet tunggal putra Moh Zaki Ubaidillah mengaku bersyukur atas apresiasi yang diterima. Ubed berencana memberikan sebagian uangnya kepada orang tua di Madura dan memakainya untuk membangun GOR sebagai investasi.

"Mungkin kalau dapat apresiasi, fresh money gitu, saya kadang kasih ke orang tua saya lah. Saya juga bikin GOR juga sih di rumah (Madura) buat investasi juga lah," sebut Ubed.

Reporter: Obi Permana
Sumber: infobanknews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top