NUNUKAN — Pembukaan Pekan Kebudayaan Daerah dan Paras Fest 2026 di Ruang Terbuka Publik Paras Nunukan diawali dengan Doa Lintas Agama yang dipimpin enam pemuka agama. Doa bersama itu menjadi wujud syukur sekaligus harapan agar Kabupaten Nunukan senantiasa diberi kesehatan, keamanan, kerukunan, dan kesejahteraan.
Suasana religi terasa khidmat sejak awal kegiatan. Ribuan jamaah bersama-sama melantunkan sholawat dan memanjatkan doa untuk keberkahan, keselamatan, serta kedamaian bagi Kabupaten Nunukan sebagai Beranda Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menyebut perayaan usia ke-27 tahun sengaja diawali dengan doa dan sholawat. Menurutnya, momentum itu menjadi malam penuh berkah untuk bermunajat dan mendoakan para pejuang pemekaran serta para pemimpin terdahulu.
"27 tahun Nunukan dijaga Allah SWT tetap aman, rukun dan damai. Maka malam ini kita awali dengan doa dan sholawat. Jika Paras Fest adalah wujud syukur kita atas budaya, maka Bersholawat ini adalah wujud syukur kita kepada Sang Pencipta," ungkap Bupati.
Irwan berharap Kabupaten Nunukan ke depan terus maju, dengan masyarakat yang semakin sejahtera, rukun, toleran, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya.
Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang yang hadir membuka resmi Paras Fest 2026 mengapresiasi konsep religius yang dikedepankan Pemerintah Kabupaten Nunukan. Menurutnya, acara semacam ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menguatkan iman dan menggerakkan UMKM.
"Acara seperti ini tidak hanya menghibur, tapi juga menguatkan iman, menggerakkan UMKM, dan InsyaAllah menekan inflasi. Dua minggu lalu Kaltara menjadi provinsi dengan inflasi terendah se-Indonesia," ujar Gubernur.
Pembukaan Paras Fest 2026 ditandai dengan pemukulan gong dan pelepasan kembang api oleh Gubernur Kaltara, didampingi Bupati Nunukan, Wakil Bupati Nunukan, serta tamu undangan lainnya.
Lantunan sholawat Nabi Muhammad SAW yang dibawakan Ustadz Haddad Alwi Assegaf kemudian menggema di RTP Paras Nunukan. Ribuan jamaah yang hadir mengikuti rangkaian sholawat dengan penuh khidmat dan haru.
Rangkaian kegiatan berlanjut hingga akhir acara dengan Nunukan Bersholawat bersama Ustadz Haddad Alwi Assegaf, menutup malam pembukaan pekan kebudayaan daerah yang dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-27 Kabupaten Nunukan.